Skip to main content

Posts

Showing posts with the label hewan endemik

Tahan Kentut demi Maleo

Kami sedang berada di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Saya dan Mas Yud, produser tersomplak kami berada di dalam pos kecil berukuran 2 x 1,5 meter. Atapnya begitu rendah hingga kami harus jongkok dan tak bisa berdiri di dalam. Tanpa suara, mata kami mengintip jeli dari celah yang disediakan untuk mengamati dari kejauhan. Kami tengah "berburu" burung endemik maleo yang sangat sensitif dengan kehadiran manusia. Burung yang kami incar kali ini, Maleo, memang dikenal unik. Ukuran badan burung maleo sama dengan ukuran badan ayam.  Akan tetapi ukuran telur burung maleo besarnya kurang lebih enam kali lipat dari telur ayam. Sang betina biasanya akan pingsan setelah bertelur. Beberapa penelitian menyebutkan burung maleo dewasa akan berpasangan sampai mati. Ketika burung betina sudah siap untuk bertelur, maka pasangan dari burung maleo itu akan berjalan kaki hingga berkilo-kilometer menuju tempat bertelur komunal. Tempat ini pada umumnya terletak di pesisir pantai, atau yan...