Ini pertama kalinya saya naik gunung pakai mobil sampai pos terakhir. Dari sekian gunung yang didaki, gunung yang satu ini membekas di hati. Bukan karena tingginya, tapi karena cara pendakiannya, sejarah di baliknya dan tim hore yang terpaksa nerbangin drone gara-gara “tuan rumah”nya kesasar. Adalah Nisa si Host bodor, Raden Mas Garry yang cekatan, Dolfi wajah cadas hati anak mas, dan Revi yang doyan hiking yang jadi partner trip kali ini.. Tak lupa bantuan super dari Geopark Nasional Tambora (Mbak Fitri, Bu Alfi, Pak Opik, Mas Dani, Mas Amir dan Mbak Adis) ...
Travel. History. Food. Culture